ads

ads header

Breaking News

KURANGI BAKTERI E-COLY PADA SUNGAI, SEKTOR 22 BERINOVASI KOHE JADI PUPUK


LEMBANG, media3.id - Jumat (10-05-2019) Mengurangi pencemaran sungai dari kotoran hewan (kohe) yang kini derajat bakteri e-coly tiap sungai sangat tinggi hingga ekosistem air tidak bisa hidup.

Pemanfaatan kohe Sektor 22 Citarum berinovasi salah satunya dalam pembuatan kompos, sudah berjalan satu tahun di wilayah Kampung Pasirwangi Desa Gudang Kahuripan Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Dilingkungan tersebut masyarakat berpencaharian ternak sapi susu merupakan kegiatan rutin secara turun temurun bahkan dinaungi oleh Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU).

Salahsatu penyebab tercemarnya air sungai Sungai Cibeureum dan Sungai Cikapundung dari hulu yaitu kohe yang berlebihan selama ini masih belum terselesaikan.

Dansektor 22 Citarum (Kol. Asep Rahman Taufik) membawa materi kohe ini hingga ke beberapa Kementerian, salahsatunya adalah Kementerian Kemaritiman yang tanggap hingga membahas penyelesaian kohe daerah Lembang, yang kini dalam tahap diskusi internal.

Kohe dijadikan kompos supaya bermanfaat dan menghasilkan perekonomian tambahan buat peternak, walaupun masih sisa 80% kohe yang masih dibuang secara bebas di Daerah Lembang, yang nantinya Dansektor 22 Citarum sudah menargetkan solusi dengan pemanfaatan kohe menjadi bahan baku biogester dan industri lainnya akan diciptakan di Kecamatan Lembang, dengan dorongan beberapa tenaga ahli di bidangnya dan dukungan Pemerintah KBB.

Dansubsektor 16 sektor 22 Citarum (Kapten Cba. Adang Kuswara) mengatakan pada awak media, "Satgas Citarum Harum Subsektor 16/Lembang Sektor 22, Tim pengomposan kohe mengadakan pengarungan sebanyak 400 kg pupuk kompos di Pasirwangi Desa Gudang Kahuripaan" ucapnya.

"Kompos ini sementara di simpan di lokasi, nantinya akan didistribusikan ke sektor pembibitan Dago Resort untuk pemupukan, bahkan kadang ada juga pesanan dari Sektor Pembibitan Cisanti dan beberapa Sektor Citarum yang melaksanakan penghijauan" tutup Adang. ( Acep)

No comments