ads

ads header

Breaking News

ADA DUGAAN KEJANGGALAN SDN WADAT KEC PACET DISINYALIR LECEHKAN PROFESI WARTAWAN

SDN Wadat Kec Pacet kab Bandung saat di Rehab

Media3.Id Pacet- Kepsek  SDN Wadat kecamatan Pacet kabupaten Bandung, berinisial S, disinyalir lecehkan profesi wartawan yang hadir untuk ,melakukan tugas jurnalis-nya, terkait sosial kontrol peliputan pelaksanaan Rehab 1 lokal bangunan sekolah bantuan melalui APBD 2019 , dengan anggaran Rp.59 jt.

 Dijelaskan Agus wartawan Sinar Pagi kepada Crew Media3.Id," S Kepsek SDN Wadat, saat ini sedang mendapat bantuan Rehab 1 Ruang kelas dengan biaya Rp 59 jt bersumber dari APBD kabupaten Bandung.
Pada waktu itu, Jumat  3 Mei 2019, saya bersama  Herman  datang ke SDN Wadat untuk melakukan liputan kontrol sosial pelaksanaan rehab bantuan dari pemerintah,  Ironisnya S tidak bisa di temui, dan menurut rekan-rekan Wartawan lainnya yang bertugas di wilayah kerja kabupaten Bandung, S susah untuk di temui dan kuat dugaan selalu menghindar bilamana ada wartawan ke sekolahnya.



 Lanjut Agus," ada dugaan kejanggalan terkait penerapan rehab bangunan, dan saya ingin mengklarifikasinya agar berita yang saya tayangkan seimbang dan tidak menjadi berita Opini sepihak," ucap Agus.

 Namun yang di dapatkan perlakuan perbuatan tidak  menyenangkan seolah melecehkan profesi wartawan.
 Sambil berlalu, Agus izin pulang kepada pihak Sekolah karena tidak bisa menemui S kepsek SDN Wadat kecamatan Pacet.

 Entah apa maksud tujuannya, pihak sekolah memberikan Amplop yang berisi uang Rp 20 ribu, kepada Herman," ujar Agus terheran-heran.

  Menyikapi hal tersebut, Heri Sudrajat, SH Ketua DPD Lembaga  Pemerhati Anti Korupsi Kabupaten Bandung, di Soreang mengatakan," Seharusnya kepala sekolah menghormati dan menghargai kehadiran wartawan yang sedang melakukan tugas Jurnalisnya, kenapa mesti takut kalau gak ada salah," ucapnya.

 Mengenai bantuan Rehab bangunan sekolah,dari pemerintah yang di terimanya, agar tidak terjadi kesalahpahaman S jangan menghindar,hadapi dan berikan penjelasan kepada wartawan yang sedang melakukan liputan,agar berita yang di sajikan seimbang,tidak ada berita Opini," jelasnya.

 Kalau cara dan sikap S seperti itu, selamanya akan terjadi Mis Komunikasi dan timbul kecurigaan-kecurigaan yang tidak jelas.

 Heri berharap pihak Korwil Pendidikan setempat dan Kasie Sarana Prasarana bisa melakukan pembinaan kepada kepala sekolah tersebut.

 Tentunya juga Kasie Sarana Prasarana bisa memberikan arahan kerja pelaksanaan rehab bangunan sekolah sesuai Bistek atau aturan yang sudah di tetapkan, guna menghindari dugaan kerawanan terjadinya tindak pidana korupsi terkait bantuan dari pemerintah melalui APBD Kab Bandung.
 Heri menambahkan, besok saya akan temui Dinas Pendidikan kabupaten Bandung untuk konsultasi masalah yang terjadi di SDN Wadat kecamatan Pacet.

 Tujuannya agar apa yang dilakukan S kepada wartawan tidak terjadi lagi di dunia pendidikan, kita harus saling menghargai dan menghormati,karena setiap wartawan di lindungi oleh undang-undang PERS No 40 tahun 1999, tentunya juga pihak sekolah wajib mengetahui legilitas kewartawanannya, karena sekarang sedang di laksanakan UKW ( uji kompetensi wartawan) yang di gelar PWI Propinsi Jawa Barat, guna menghindari kedatangan wartawan yang tidak jelas legilitasnya,  pungkas Heri kepada Crew Media3.Id di Soreang.

( Arbim)

No comments