ads

ads header

Breaking News

WARGA PERUMAHAN RANCAEKEK PERMAI 2 KELUHKAN BANJIR YANG TAK KUNJUNG USAI


Media3,Id Kab Bandung - Banjir yang kerap melanda wilayah Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, semakin dikeluhkan oleh warga yang tinggal di daerah langganan bencana banjir. Pantauan crew Media3 Id , di Kecamatan Rancaekek, salah satu titik di Kecamatan Rancaekek yang menjadi daerah langganan banjir adalah wilayah Perumahan Rancaekek Permai 2  Kelurahan/ desa Jelegong.

Banjir yang masih merendam ruas jalan di Perumahan Rancaekek Permai 2 ,  memiliki kedalaman bervariasi, mulai dari kedalaman 40 centimeter hingga 50 centimeter, sampai saat ini, Selasa(10/4) pagi, kurang lebih 250 KK dilokasi perumahan tersebut masih terendam banjir,terhitung 6 hari sejak turunnya curah hujan yang cukup tinggi, akibatnya, Aktifitas warga-pun terganggu dan di khawatirkan akan timbul berbagai penyakit kulit.

Titik terparah di Perumahan Rancaekek Permai 2,yakni di Blok C RT O4 dan jalur utama Perumahan dengan ketinggian air mencapai 50 Cm , kedalaman banjir mencapai sepaha orang dewasa.

  Warga Perumahan Rancaekek Permai 2 ,Dewo(53) , mengatakan, banjir  yang terjadi di Kecamatan Rancaekek  semakin parah dan kerap terjadi walau sebelumnya hanya diguyur hujan intensitas sedang.
"Sekitar 3 tahun  kalau hujan besar, banjirnya cuma semata kaki, sekarang sampai sepinggang," kata Dewo warga Perumahan  Rancaekek Permai 2,  Senin,10/4/2019) melalui telepon selulernya saat di wawancara Crew Media3.Id .

  Tak hanya itu, kata Dewo banjir yang terjadi akhir - akhir ini pun, kerap surut dalam waktu lebih lama dibandingkan beberapa tahun sebelumnya, sehingga menghambat aktivitas warga.
"Biasanya kalau hujan sore, banjirnya malam dan pagi sudah surut. Tetapi kalau sekarang tidak, bisa sampai dua sampai tiga hari," katanya.
 Dewo berharap, permasalahan banjir yang kerap terjadi di Kecamatan Rancaekek dapat diselesaikan, sehingga tidak terus merugikan masyarakat.
"Katanya ada program Citarum Harum, semoga saja jadi solusi," katanya.

 Masih menurut Dewo," warga di sini berharap Pemerintah Daerah , segera turun tangan dan di buatkan saluran besar pembuangan air dan menutup masuknya air dari luar agar tidak terjadi lagi banjir," pungkasnya.( Arbim)

No comments