ads

ads header

Breaking News

Kompak, Forkopimda Majalengka Blusukan Ke Lokasi Bencana Alam Pergerakan Tanah


Majalengka, media3.id - Hujan yang terus mengguyur wilayah Majalengka Selatan  mengakibatkan terjadinya bencana alam yakni pergerakan tanah dan longsor.

Seperti yang terjadi di Blok Lamelaut  Desa Mekarmulya Kecamatan Lemahsugih  Kabupaten Majalengka pada Senin (8/4/2019) dini hari.

Akibat bencana alam pergerakan tanah tersebut, sebanyak 19 rumah yang dihuni 25 kepala keluarga  atau terdiri dari 72 jiwa yang berada di dua RT masing-masing RT 009/003 dan RT 001/001 mengalami kerusakan.

Atas insiden itu  terpaksa sejumlah warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Dari pantauan media, sebagian besar kondisi rumah warga mengalami  rusak parah  dan  dikhawatirkan jika  pergerakan tanah masih terus berlanjut  rumah-rumah warga tersebut bisa mengalami ambruk.
Selain merusak rumah warga pergerakan tanah di wilayah tersebut  juga membuat infrastruktur jalan dan jembatan porak poranda.

Warga yang pergi ke pengungsian sementara ini hanya membawa pakaian serta peralatan seadanya.

Menurut keterangan yang berhasil dihimpun,  pergerakan tanah di wilayah itu mulai terjadi sekira jam 05.00 WIB dini hari.

Pasca kejadian tersebut Bupati Majalengka bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Majalengka  melakukan peninjauan lokasi bencana, Kamis (11/4/2019).

Dalam kesempatan itu Bupati Majalengka H Karna Sobahi berjanji akan  membangun tenda  darurat bagi warga yang kediamannya terdampak pergerakan tanah.

Diakuinya, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kabupaten Majalengka telah menyiapkan tenda darurat dan kebutuhan darurat warga lainnya.


" Agar warga tidak berhimpitan di satu rumah. Karena warga yang saat ini mengungsi di rumah saudaranya itu,  ada yang ditempati hingga dua atau bahkan empat keluarga," paparnya.

Ditempat yang sama, Kapolres Majalengka AKBP Mariyono meminta seluruh jajarannya untuk melakukan konsolidasi dengan TNI, BPBD dan Pemerintah Kecamatan maupun Pemerintah desa setempat. Konsolidasi ini untuk mempercepat pemberian bantuan kepada para korban bencana alam di wilayah hukumnya.

"Agar kami dapat membantu untuk melakukan evakuasi serta bakti sosial guna meringankan beban masyarakat yang terkena musibah pergerakan tanah di wilayah ini," tandasnya.

Dalam pelaksanaan Peninjauan di lokasi bencana tersebut,  Bupati Majalengka H Karna Sobahi  didampingi Kapolres Majalengka AKBP Mariyono dan  Dandim 0617/Majalengka
Letkol Arm. Novi Herdian serta Dinas terkait lainnya, terlihat memberikan bantuan berupa sembako dan pakaian layak pakai kepada sejumlah  warga korban pergerakan tanah.

(Nano)

No comments