ads

ads header

Breaking News

Wakil Bupati Majalengka Acungi Jempol Produk Ciptaan Generasi Muda Majalengka


Majalengka, media3.id -  Wakil Bupati Majalengka Tarsono D Mardiana didampingi Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat, berkeliling mengunjungi stan Usha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari tiap kecamatan se Kabupaten Majalengka dalam kegiatan Entrepreneur Expo 2019, di Alun-alun Majalengka, Minggu (24/2/2019).

Satu persatu stan dari 26 kecamatan yang ada di Kabupaten Majalengka tersebut dilihatnya. Menurutnya, setiap kecamatan memiliki produk unggulan serta potensi yang harus terus dikembangkan.

Untuk memaksimalkan produk UMKM tersebut, Tarsono mengaku akan berupaya memaksimalkan program Pemkab Majalengka, yang tertuang dalam  Instruksi Bupati dalam Surat Edaran (SE) Nomor 537/169/2019 tentang Penggunaan Produk Asli Majalengka.  SE tersebut sebagai tindak lanjut dari Permendag Nomor 47/M-DAG/PER/6/2016 tentang Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri.

Beberapa item produk lokal yang bisa digunakan, sebagaimana tertuang dalam SE yang dikeluarkan pada 30 Januari 2019 itu yakni genteng, produk furnitur, alat-alat kantor, kerajinan, makanan, dan minuman.

" Setelah saya lihat langsung di stan-stan, keberadaan produk UMKM saya kira cukup bagus, apalagi saya lihat di Stannya Dinas Pemuda dan Olahraga, itu betul-betul dari segmen pemuda, sudah bisa membuktikan sebagai wirausaha muda walaupun kapasitasnya masih cukup kecil," ungkap Tarsono.

Dikatakannya, dengan melihat seperti itu, tentunya Pemerintah daerah (Pemda) harus segera mensupport potensi yang dimiliki generasi muda Majalengka agar mereka terus berkreasi dan menghasilkan produk yang berkualitas.

"Apalagi dengan adanya bandara, pasti banyak orang datang, wisatawan datang. Produk-produk hasil kreatifitas anak muda bisa kita promosikan kepada mereka sebagai produk khas Majalengka," paparnya.

Diketahuinya, produk-produk karya anak muda Majalengka diantaranya, racikan kopi gunung wangi dan Sadarehe juga tas, sepatu serta perlengkapan aksesoris lainnya yang berbahan baku dari karung goni dan kaos sablon.

" Itu semua kita  tinggal bantu promosi untuk pemasarannya," ujarnya.

Ditegaskannya, untuk memajukan UMKM, Pemda Majalengka selain membuat Surat edaran bupati agar setiap kantor dinas  wajib menggunakan produk lokal Majalengka juga Pemda telah memberi contoh telah menggunakan produk lokal Majalengka seperti penggunaan tempat tissue di kantor bupati dan wakil bupati sudah menggunakan tempat tissue produk Majalengka.

" Langkah seperti itu sesungguhnya, secara ril adalah untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan," pungkasnya. (Nano)

No comments