ads

ads header

Breaking News

Pasukan Merah Bersama Sejumlah Komunitas Sapu Bersih Sampah Di Alun-alun Majalengka


Majalengka, media3.id - Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Majalengka bersama sejumlah  Komunitas setiap minggu pagi melakukan kebersihan kawasan Car free day (CFD) Alun-alun Kabupaten Majalengka.

Untuk pekan ini kegiatan kebersihan yang dilakukan petugas kebersihan dan komunitas terlihat cukup menguras tenaga. Pasalnya kawasan tersebut dijadikan lokasi acara ceremonial Millennial Road Safety Festival ( MRSF)  Polres Majalengka yang melibatkan ribuan warga.

Sudah barang tentu dengan tumpah ruahnya masa di acara tersebut, sampah-sampah pun turut berserakan. Namun berkat adanya petugas kebersihan DLH  dibantu sejumlah komunitas,  Kawasan Alun-alun Majalengka dan sekitarnya nampak bersih, baik sebelum, sedang juga pasca kegiatan MRSF Polres Majalengka tersebut.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Majalengka, Mumu Rudi Harto menyebutkan, pada tanggal 21 FebruarI 2019 bertepatan dengan hari peduli sampah nasional, jadi apapun kegiatan yang dilaksanakan dan setiap adanya kumpulan orang pasti ada sampah.  Berkaitan dengan hal tersebut, kelola sampah untuk hidup lebih sehat dan bernilai.

" Kita kelola sampah itu, setiap ada kegiatan panitia harus mempersiapkan pengelolaan sampah untuk menjaga kebersihan lokasi kegiatan," paparnya.

Dikatakannya, kegiatan kebersihan bersama komunitas dilakukan secara rutin setiap minggu dan minggu ini memasuki minggu keempat.  Dari minggu pertama mengumpulkan sampah  sebanyak 80 Kg, Minggu kedua 112 Kg, minggu ketiga 180 Kg, dan minggu ini merupakan minggu keempat bersamaan dengan adanya kegiatan MRSF ini diperkirakan mengumpulkan  sampah 200 Kg bahkan lebih.

" Pilahlah sampah dari sumbernya, dari rumah tangga terutama. Jangan berpedoman pada kumpulkan dan buang ke TPA, tapi kita kelola masing-masing," harapnya.

Pihaknya mengaku,  beban yang diembannya sangat berat, dalam sisi pengangkutan membebani APBD, dibuang membebani TPA.

" TPA kita sudah penuh, jadi alangkah baiknya pilahlah sampah mulai dari rumah dan pergunakanlah barang-barang  yang sekiranya bisa digunakan kembali, hindari penggunaan kantong plastik serta barang-barang yang tidak dapat terurai," terangnya.

Menurutnya, saat ini Indonesia merupakan produsen sampah plastik terbesar kedua di dunia.(Nano)

No comments