ads

ads header

Breaking News

Akibat Sakit Tak Kunjung Sembuh, Mahasiswa Asal Bekasi Gandir Diranjang Besi


Majalengka, media3.id - Mahasiswa semeseter II Kampus STT Stapin/Seapin, Jalan Pasir Asih, No 802-82, Kelurahan Majalengka Wetan, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, ditemukan tewas tergantung di dalam kamar asrama, Selasa (26/2/2019) sekira pukul 12.30 WIB.

Mahasiswa tersebut diketahui bernama Hadi Pardede (20) warga Jati, RT 007/007, Desa Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh sesama penghuni asrama tersebut.

Korban ditemukan tewas tergantung dibesi ranjang dengan posisi leher terikat tali kain dan setengah badan tergeletak dilantai kamar.

Terlihat, rekan korban yang melihat kejadian itu langsung berteriak.

Setelah mengetahui kejadian itu pihak kampus tersebut  melaporkan ke Polsek terdekat.

" Kejadian itu bermula, salah seorang saksi bernama Yeheskiel J Purba merupakan sesama mahasiswa, hendak mengambil buku mata kuliah ke kamarnya namun kamarnya terkunci dari dalam, ungkap Kapolres Majalengka AKBP Mariyono melalui Kapolsek Kota Majalengka AKP Kustadi.

Dijelaskannya, setelah saksi melihat pintu kamarnya terkunci dari dalam, kemudian saksi pun terpaksa mendobrak pintu tersebut dan melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di besi ranjang dengan posisi leher terikat tali kain serta setengah badan tergeletak dilantai kamar.

Sementara berdasarkan keterangan saksi lainnya yang merupakan teman-teman korban, bahwa sejak menderita sakit yang tak kunjung sembuh, korban mengalami depresi dan selalu berdiam diri di kamar dan jarang bergaul.

Sedangkan, berdasarkan pemeriksaan tim dokter Puskemas Majalengka dan Inafis Polres Majalengka, korban meninggal dunia sekitar 2-3 jam yang lalu dan terdapat luka jerat di leher, keluar air mani dan tidak ditemukan luka ditubuh korban.

"Jadi kami menduga korban meninggal dunia murni akibat melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri. Karena depresi, lantaran selama ini korban menderita sakit mata sebelah kiri yang tidak kunjung sembuh akibat luka infeksi di lengan kiri," terangnya.

Ditambahkannya, atas kejadian itu pihak keluarga korban menerima bahwa kejadian tersebut sebagai takdir dan setelah dilakukan olah TKP, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (Nano)

No comments